Lima huruf, sarat makna. Nyaris setiap orang merasakannya. Sebuah rahmat yang datang dari Maha Kasih. Ini bukan tentang apa yang dikatakan muda-mudi yang dimabuk asmara. Itu bukan tentang apa yang dirasakan dua sejoli yang tengah bersama. Tapi ini tentang sebuah pemberian, pemberian dari lubuk hati yang terdalam. Aku pun merasakan ini dari Tuhan, yang memberiku semua kenikmatan ini. Dari sang Pencerah yang sangat mengasihi umatnya walaupun tak bertemu. Dari ayah bunda yang mencurahkannya hingga detik aku bernafas saat ini. Dan untuk siapa saja nanti yang mendampingiku, semoga rahmat dari pemilik hidup ini bisa aku berikan. Bukan utuh, tapi terbagi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar