Mei 25, 2011

I guess it's a kind of litter

Numpang nyampah ya (!)
Yah sudah lama lah sakit model beginian, uda terlalu sering terasa sakit yang nyaris sama setiap harinya. Bahkan buat orang lain sakit demikian cukup menyakitkan, tapi tidak demikian buatku.
Udah, ah jadi curhat begini hehe ^_^
Anyway thanks buat sobat, alamat blog gue uda ketemu.
Thanks to mbah Google
Thanks to syeikh Google
Thanks to apapun
Haduh kayaknya bener2 sampah ni postingan, lagi totally random (!)
Satu hal setelah menuliskan kata2 terima kasih, aku jadi teringat kesalahn besar yang selama ini kulakukan. Nampaknya aku kurang bersyukur atas apa yang telah diberikan empunya hidup padaku. I am gifted, I realize this, but I do nothing for this *bodohnya gue selama ini.
Secara teori, gue harusnya bisa melakukan lebih dari apa yang sudah dicapai sekarang. Bukan bermaksud takabbur atau yang lain, tapi seandainya sejak awal gue memaksimalkan pemberian ini, gue yakin bisa meluncur bagai roket, atau bagai Ikki dengan Air Treknya ke langit dengan sayapnya yang membentang luas. Jadi teringat kata-kata dalam komik, "Manusia dilahirkan dan hidup di bawah langit, setiap harinya melihat langit, dan setiap orang di dunia dihubungkan oleh langit." Kalau langit udah keliatan sebegitu luas dan tingginya, dan dirimu bersayap, walaupun baru satu bulu yang tumbuh, kenapa harus berhenti untuk mencoba terbang? Toh satu bulu itu akan tumbuh diikuti bulu-bulu lain sehingga sayap yang luas akan terbentang. Ga usah menunggu sayap lebar untuk terbang, karena seperti dalam pelajaran di Sekolah Kedokteran, usaha kita itu bagaikan faktor transkripsi yang akan memacu gen-gen menjadi terekspresi, menjadi aktif, menjadi pemicu untuk bulu-bulu sayap kita bisa tumbuh.
Masihkah bermalas-malasan? *sebenarnya pertanyaan ini lebih cocok untuk dikembalikan ke diri gue sendiri
cmiiw
sorry nyampah
^_^_^_^_^_^_^_^_^_^_^_^_^_^_^_^_^_^_^_^_^_^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar