Maret 18, 2011

Sobahul Khoir, guys

Pagi, sebuah waktu yang terhitung sakral di mana kita sebagai seorang muslim dituntut untuk bangun dan melaksanakan sholat yang hanya 2 rokaat saja namun begitu berat. Dikatakan bahwa kalau sholat subuhnya baik, maka insya Allah akan baik sholat seorang manusia di hari itu. Maka bangunlah pagi dan ambil air wudhu kemudian laksanakanlah sholat yang diperintahkan 'empu'nya kehidupan ini.
Kutengok jalan yang tampak dari balkon. Kulihat orang berlalu lalang saat subuh tiba. Semangat sangat nampak di raut wajah mereka. 2 orang pemulung berjalan beriringan dengan langkah yang pasti seakan dalam benaknya berteriak "aku akan pulang, membawa rejeki hari ini!". Lalu ada seorang adam meyeret gerobak dengan badan tegak, seakan menunjukkan kalau ia kuat, kuat menghadapi kehidupan yang semakin sulit ini. Dan aku masih menanti, mana wanita yang kuat di pagi hari ini?semoga bisa segera kulihat.
Ketegaran dan semangat mereka di saat sang surya belum menampakkan diri ini sepertinya menyindirku. Aku yang lebih sering bangun kesiangan, bahkan kadang terdahului oleh matahari merasa malu pada mereka. Seorang pemuda, seorang pembelajar, seorang yang masih menyimpan energi banyak dalam dirinya, belum dapat berbuat apa-apa. Hanya mengeluh.
Pembelajaran pagi ini adalah sebagai seorang pemuda, seorang putra bangsa, ayo kita bangun pagi, untuk menghimpun energi sebanyak mungkin, untuk mengawali hari dengan mendekat pada sang Khaliq. Semangat di pagi hari semoga akan bertahan sepanjang hari. Tak lupa, awali hari dengan senyum dan keoptimisan bahwa "aku akan melakukan yang terbaik di hari ini!"


*akhirnya kulihat seorang pasangan suami istri yang begitu kompaknya membawa gerobak. Sang bapak yang menarik, dan sang ibu yang mendorong. Sungguh romantis. Semoga rejeki hari ini halal dan berkah ya ^_^

Maret 04, 2011

Kembali dengan Semangat Lagi

Tak terasa liburan yang dialokasikan 4 minggu, namun terlaksana awalnya 3 minggu dan diDISKON sampai jadi 2 minggu telah berakhir. Banyak keanehan yang mungkin terbilang wajar selama liburan. Liburan kali ini bener2 bak pengangguran.
Perjalanan darat pulang-pergi Bali-Jakarta selam 3 hari bener2 melelahkan. Akhirnya pulang via udara deh. Di rumah awalnya sagat menyenangkan, namun berakhir membosankan. 2 minggu dilalui hanya di depan laptop, televisi, dan bantal empuk. Yah dengan dalih istirahat ala mahasiswa kedokteran, yang biasanya sibuk dengan buku, tugas, hafalan, dan presentasi semua itu dilakukan. Tak jarang bangun pagi di siang hari hari (memalukan).
 Tapi hari-hari kemarin sepertinya cukup memberikan manfaat. Banyak petuah yang didapet dari banyak orang di rumah. Mulai dari yang tercinta, orang tua, hingga tetangga yang bisa dibilang asal cuap saja, namun lumayanlah buat bekal kembali ke ibu kota ini.
Sekarang telah tiba waktu untuk memulai rutinitas. Ya, jakarta, tepatnya tangerang, aku telah datang. Membawa segudang bekal, semangat baru, dan niat yang insya Allah lebih lurus untuk menuntut ilmuMu. Di semester baru ini ada beberapa kontrak dengan orang yang bernama Khoirul Ahmada Putra. Berikut perjanjian yang kami buat.

1. Maksimalkan kuliah di kelas, kalau yang kemaren masih ada (ke)tidurannya, semester ini NO SLEEP
2. Aktifin lagi diri di DK dan Pleno, manfaatin noh ajang tambah ilmu!
3. Khatamin 1 buku fisiologi!
4. Kurangin yang namanya E.G.O dan E.M.O.S.I
5. Be a better leader, lead your life and make a great change forward
6. Tambah temen lagi, nyambung silaturahmi manjangin umur :D
7. Merubah paradigma dalam memandang beberapa kelompok, positive thinking are absolutely needed.
8. Menambah frekuensi kontak dengan orang tua
9. Perbaiki kondisi fisik, basket + futsal jangan ditinggalin, jangan pelor mulu!
10. Jangan cuek-cuek apa jadi orang *usulan bagus nih, thanks :)

Nah, itulah beberapa yang uda di bikin. Moga bisa berjalan semuanya dah, amiiiiin :)
Plus plus plus, kata NIDJI:

Mimpi adalah kunci
Untuk kita menaklukan dunia
Berlarilah, tanpa lelah
Sampai engkau meraihnya

anyway, CHEER UP ^_^